Miftahul Jannah

Sabtu, 05 Januari 2013

Tugas Softskill 3 "Studi Kasus Konflik Organisasi"

1. KONFLIK ORGANISASI

Konflik organisasi adalah interaksi antara dua atau lebih pihak yang satu sama lain berhubungan dan saling tergantung namun terpisahkan oleh perbedaan tujuan.

2. JENIS DAN SUMBER KONFLIK

Jenis Konflik
Menurut Dahrendorf, konflik dibedakan menjadi 6 yaitu :
  1. Konflik antara atau peran sosial, misalnya antara peranan-peranan dalam keluarga atau profesi.
  2. Konflik antara kelompok-kelompok sosial.
  3. Konflik kelompok terorganisir dan tidak terorganisir.
  4. Konflik antar satuan nasional.
  5. Konflik antar atau tidak antar agama.
  6. Konflik antar politik.
Sumber Konflik
  • Perbedaan individu yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan. 
Setiap manusia adalah individu yang unik. Artinya, setiap orang memiliki pendirian dan perasaan yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Perbedaan pendirian dan perasaan akan sesuatu hal atau lingkungan yang nyata ini dapat menjadi faktor penyebab konflik sosial, sebab dalam menjalani hubungan sosial, seseorang tidak selalu sejalan dengan kelompoknya. Misalnya, ketika berlangsung pentas musik di lingkungan pemukiman, tentu perasaan setiap warganya akan berbeda-beda.
  • Perbedaan latarbelakang kebudayaan sehingga membentuk pribadi-pribadi yang berbeda.
Seseorang sedikit banyak akan terpengaruh dengan pola-pola pemikiran dan pendirian kelompoknya. Pemikiran dan pendirian yang berbeda itu pada akhirnya akan menghasilkan perbedaan individu yang dapat memicu konflik.
  • Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok.
Manusia memiliki perasaan, pendirian maupun latar belakang kebudayaan yang berbeda. Oleh sebab itu, dalam waktu yang bersamaan, masing-masing orang atau kelompok memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Kadang-kadang orang dapat melakukan hal yang sama, tetapi untuk tujuan yang berbeda-beda. Sebagai contoh, misalnya perbedaan kepentingan dalam hal pemanfaatan hutan. Para tokoh masyarakat menanggap hutan sebagai kekayaan budaya yang menjadi bagian dari kebudayaan mereka sehingga harus dijaga dan tidak boleh ditebang. Para petani menbang pohon-pohon karena dianggap sebagai penghalang bagi mereka untuk membuat kebun atau ladang. Bagi para pengusaha kayu, pohon-pohon ditebang dan kemudian kayunya diekspor guna mendapatkan uang dan membuka pekerjaan. Sedangkan bagi pecinta lingkungan, hutan adalah bagian dari lingkungan sehingga harus dilestarikan. Di sini jelas terlihat ada perbedaan kepentingan antara satu kelompok dengan kelompok lainnya sehingga akan mendatangkan konflik sosial di masyarakat. Konflik akibat perbedaan kepentingan ini dapat pula menyangkut bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Begitu pula dapat terjadi antar kelompok atau antara kelompok dengan individu, misalnya konflik antara kelompok buruh dengan pengusaha yang terjadi karena perbedaan kepentingan di antara keduanya.
  • Perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat.
Perubahan adalah sesuatu yang lazim dan wajar terjadi, tetapi jika perubahan itu berlangsung cepat atau bahkan mendadak, perubahan tersebut dapat memicu terjadinya konflik sosial. Misalnya, pada masyarakat pedesaan yang mengalami proses industrialisasi yang mendadak akan memunculkan konflik sosial sebab nilai-nilai lama pada masyarakat tradisional yang biasanya bercorak pertanian secara cepat berubah menjadi nilai-nilai masyarakat industri. Nilai-nilai yang berubah itu seperti nilai kegotongroyongan berganti menjadi nilai kontrak kerja dengan upah yang disesuaikan menurut jenis pekerjaannya. Hubungan kekerabatan bergeser menjadi hubungan struktural yang disusun dalam organisasi formal perusahaan. Nilai-nilai kebersamaan berubah menjadi individualis dan nilai-nilai tentang pemanfaatan waktu yang cenderung tidak ketat berubah menjadi pembagian waktu yang tegas seperti jadwal kerja dan istirahat dalam dunia industri. Perubahan-perubahan ini, jika terjadi seara cepat atau mendadak, akan membuat kegoncangan proses-proses sosial di masyarakat, bahkan akan terjadi upaya penolakan terhadap semua bentuk perubahan karena dianggap mengacaukan tatanan kehiodupan masyarakat yang telah ada.

3. STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK
Penyelesaian  konflik oleh pemimpin dikategorikan dalam dua dimensi ialah kerjasama/tidak kerjasama dan tegas/tidak tegas. Dengan menggunakan kedua macam dimensi tersebut ada 5 macam pendekatan penyelesaian konflik ialah sebagai berikut :
  • Kompetisi : Penyelesaian konflik yang menggambarkan satu pihak mengalahkan atau mengorbankan yang lain. Penyelesaian bentuk kompetisi dikenal dengan istilah win-lose orientation.
  • Akomodasi : Penyelesaian konflik yang menggambarkan kompetisi bayangan cermin yang memberikan keseluruhannya penyelesaian pada pihak lain tanpa ada usaha memperjuangkan tujuannya sendiri. Proses tersebut adalah taktik perdamaian.
  • Sharing : Suatu pendekatan penyelesaian kompromistis antara dominasi kelompok dan kelompok damai. Satu pihak memberi dan yang lain menerima sesuatu. Kedua kelompok berpikiran moderat, tidak lengkap, tetapi memuaskan.
  • Kolaborasi : Bentuk usaha penyelesaian konflik yang memuaskan kedua belah pihak. Usaha ini adalah pendekatan pemecahan problem (problem-solving approach) yang memerlukan integrasi dari kedua pihak.
  • Penghindaran : Menyangkut ketidakpedulian dari kedua kelompok. Keadaaan ini menggambarkan penarikan kepentingan atau mengacuhkan kepentingan kelompok lain. 
Mengendalikan konflik berarti menjaga tingakat konflik yang kondusif bagi perkembangan organisasi sehingga dapat berfungsi untuk menjamin efektivitas dan dinamika organisasi yang optimal. Namun bila konflik telah terlalu besar dan disfungsional, maka konflik perlu diturunkan intensitasnya, antara lain dengan cara :

  1. Mempertegas atau menciptakan tujuan bersama. Perlunya dikembangkan tujuan kolektif di antara dua atau lebih unit kerja yang dirasakan bersama dan tidak bisa dicapai suatu unit kerja saja. 
  2. Meminimalkan kondisi ketidak-tergantungan. Menghindari terjadinya eksklusivisme diatara unit-unit kerja melalui kerjasama yang sinergis serta membentuk koordinator dari dua atau lebih unit kerja. 
  3. Memperbesar sumber-sumber organisasi seperti : menambah fasilitas kerja, tenaga serta anggaran sehingga mencukupi kebutuhan semua unit kerja. 
  4. Membentuk forum bersama untuk mendiskusikan dan menyelesaikan masalah bersama. Pihak-pihak yang berselisih membahas sebab-sebab konflik dan memecahkan permasalahannya atas dasar kepentingan yang sama. 
  5. Membentuk sistem banding, dimana konflik diselesaikan melalui saluran banding yang akan mendengarkan dan membuat keputusan. 
  6. Pelembagaan kewenangan formal, sehingga wewenang yang dimiliki oleh atasan atas pihak-pihak yang berkonflik dapat mengambil keputusan untuk menyelesaikan perselisihan. 
  7. Meningkatkan intensitas interaksi antar unit-unit kerja, dengan demikian diharapkan makin sering pihak-pihak berkomunikasi dan berinteraksi, makin besar pula kemungkinan untuk memahami kepentingan satu sama lain sehingga dapat mempermudah kerjasama. 
  8. Me-redesign kriteria evaluasi dengan cara mengembangkan ukuran-ukuran prestasi yang dianggap adil dan acceptable dalam menilai kemampuan, promosi dan balas jasa.
Metode Penyelesaian Konflik
Ada tiga metode penyelesaian konflik yang sering digunakan, yaitu dominasi atau penekanan, kompromi, dan pemecahan masalah integratif. Dominasi atau penekanan. Dominasi atau penekanan dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:
  1. Kekerasan (forcing) yang bersifat penekanan otokratik.
  2. Penenangan (smoothing), merupakan cara yang lebih diplomatis.
  3. Penghindaran (avoidance) dimana manajer menghindar untuk mengambil posisi yang tegas.
  4. Aturan mayoritas (majority rule), mencoba untuk menyelesaikan konflik antar kelompok dengan melakukan pemungutan suara (voting) melalui prosedur yang adil. Kompromi, manajer mencoba menyelesaikan konflik melalui pencarian jalan tengah yang dapat diterima oleh pihak yang bertikai.
4. MOTIVASI DAN TEORI MOTIVASI

Berikut pengertian mengenai motivasi : 
  1. Motivasi adalah suatu perubahan energi dalam diri (pribadi) seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan. (Mr. Donald : 1950).
  2. Motivasi adalah suatu proses untuk menggiatkan motif-motif menjadi perbuatan / tingkah laku untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan / keadaan dan kesiapan dalam diri individu yang mendorong tingkah lakunya untuk berbuat sesuatu dalam mencapai tujuan. (Drs. Moh. Uzer Usman : 2000).
  3. Motivasi adalah kekuatan tersembunyi di dalam diri kita yang mendorong kita untuk berkelakuan dan bertindak dengan cara yang khas (Davies, Ivor K : 1986).
  4. Motivasi adalah usaha – usaha untuk menyediakan kondisi – kondisi sehingga anak itu mau melakukan sesuatu (Prof. Drs. Nasution : 1995).
Teori Motivasi

Teori Hierarki Kebutuhan Maslow
Kebutuhan dapat didefinisikan sebagai suatu kesenjangan atau pertentangan yang dialami antara satu kenyataan dengan dorongan yang ada dalam diri. Apabila pegawai kebutuhannya tidak terpenuhi maka pegawai tersebut akan menunjukkan perilaku kecewa. Sebaliknya, jika kebutuhannya terpenuhi amak pegawai tersebut akan memperlihatkan perilaku yang gembira sebagai manifestasi dari rasa puasnya.
Kebutuhan merupakan fundamen yang mendasari perilaku pegawai. Karena tidak mungkin memahami perilaku tanpa mengerti kebutuhannya. Abraham Maslow (Mangkunegara, 2005) mengemukakan bahwa hierarki kebutuhan manusia adalah sebagai berikut :
  1. Kebutuhan fisiologis, yaitu kebutuhan untuk makan, minum, perlindungan fisik, bernapas, seksual. Kebutuhan ini merupakan kebutuhan tingkat terendah atau disebut pula sebagai kebutuhan yang paling dasar. 
  2. Kebutuhan rasa aman, yaitu kebutuhan akan perlindungan diri dari ancaman, bahaya, pertentangan, dan lingkungan hidup. 
  3. Kebutuhan untuk rasa memiliki (sosial), yaitu kebutuhan untuk diterima oleh kelompok, berafiliasi, berinteraksi, dan kebutuhan untuk mencintai serta dicintai. 
  4. Kebutuhan akan harga diri, yaitu kebutuhan untuk dihormati dan dihargai oleh orang lain. 
  5. Kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri, yaitu kebutuhan untuk menggunakan kemampuan, skill dan potensi. Kebutuhan untuk berpendapat dengan mengemukakan ide-ide, gagasan dan kritik terhadap sesuatu
Teori Keadilan
Keadilan merupakan daya penggerak yang memotivasi semangat  kerja seseorang, jadi perusahaan harus bertindak adil terhadap setiap karyawannya. Penilaian dan pengakuan mengenai perilaku karyawan harus dilakukan secara obyektif. Teori ini melihat perbandingan seseorang dengan orang lain sebagai referensi berdasarkan input dan juga hasil atau kontribusi masing-masing karyawan (Robbins, 2007).

Teori X dan Y
Douglas McGregor mengemukakan pandangan nyata mengenai manusia. Pandangan pertama pada dasarnya negative disebut teori X, dan yang kedua pada dasarnya positif disebut teori Y (Robbins, 2007). McGregor menyimpulkan bahwa  pandangan manajer mengenai sifat manusia didasarkan atas beberapa kelompok asumsi tertentu dan bahwa mereka cenderung membentuk perilaku mereka terhadap karyawan berdasarkan asumsi-asumsi tersebut.

Teori dua Faktor Herzberg
Teori ini dikemukakan oleh Frederick Herzberg dengan asumsi bahwa hubungan seorang individu dengan pekerjaan adalah mendasar dan bahwa sikap individu terhadap pekerjaan bias sangat baik menentukan keberhasilan atau kegagalan. (Robbins, 2007). Herzberg memandang bahwa kepuasan kerja berasal dari keberadaan motivator intrinsik dan bawa ketidakpuasan kerja berasal dari  ketidakberadaan faktor-faktor ekstrinsik. Faktor-faktor ekstrinsik (konteks pekerjaan) meliputi :
  1.  Upah
  2. Kondisi kerja
  3. Keamanan kerja
  4. Status
  5. Prosedur perusahaan
  6. Mutu penyeliaan
  7. Mutu hubungan interpersonal antar sesama rekan kerja, atasan, dan bawahan
Keberadaan kondisi-kondisi ini terhadap kepuasan karyawan tidak selalu memotivasi mereka. Tetapi ketidakberadaannya menyebabkan ketidakpuasan bagi karyawan, karena mereka perlu mempertahankan setidaknya suatu tingkat ”tidak ada kepuasan”, kondisi ekstrinsik disebut ketidakpuasan,atau faktor hygiene. Faktor Intrinsik meliputi :
  1. Pencapaian prestasi
  2. Pengakuan
  3. Tanggung Jawab
  4.  Kemajuan
  5.  Pekerjaan itu sendiri
  6. Kemungkinan berkembang.
Tidak adanya kondisi-kondisi ini bukan berarti membuktikan kondisi sangat tidak puas. Tetapi jika ada, akan membentuk motivasi yang kuat yang menghasilkan prestasi kerja yang baik. Oleh karena itu, faktor ekstrinsik tersebut disebut sebagai pemuas atau motivator.

Teori Kebutuhan McClelland
Teori kebutuhan McClelland dikemukakan oleh David McClelland dan kawan-kawannya. Teori ini berfokus pada tiga kebutuhan, yaitu (Robbins, 2007) :
  • Kebutuhan pencapaian (need for achievement) : Dorongan untuk berprestasi dan mengungguli, mencapai standar-standar, dan berusaha keras untuk berhasil. 
  • Kebutuhan akan kekuatan (need for pewer) : kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya. 
  • Kebutuhan hubungan (need for affiliation) : Hasrat untuk hubungan antar pribadi yang ramah dan akrab.
Apa yang tercakup dalam teori yang mengaitkan imbalan dengan prestasi seseorang individu . Menurut model ini, motivasi seorang individu sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Termasuk pada faktor internal adalah :
  1. Persepsi seseorang mengenai diri sendiri
  2. Harga diri
  3. Harapan pribadi
  4. Kebutuhaan
  5. Keinginan
  6. Kepuasan kerja
  7. Prestasi kerja yang dihasilkan.
Sedangkan faktor eksternal mempengaruhi motivasi seseorang, antara lain ialah :
  1. Jenis dan sifat pekerjaan
  2. Kelompok kerja dimana seseorang bergabung
  3. Organisasi tempat bekerja
  4. Situasi lingkungan pada umumnya
  5. Sistem imbalan yang berlaku dan cara penerapannya.
STUDI KASUS KONFLIK ORGANISASI
Contoh : Permasalahan dalam organisasi salah satu kelas di SMA CAKRAWALA.

Pada tahun ajaran baru semester ganjil, dibentuk kepengurusan kelas baru misalnya ketua, wakil, sekretaris, bendahara, dan anggota-anggota yang lain.

2 bulan kepengurusan sudah berjalan, seorang sekretaris mengecek perlengkapan di kelas seperti sapu, kain lap, spidol, penghapus dll. Beberapa perlengkapan kelas sudah ada yang rusak bahkan hilang. Sekretaris dan anggota lain pun melapor hal tersebut kepada ketua kelas. Yang tentu saja langsung direspon dengan baik oleh ketua kelas. Ketua kelas, wakil dan bendahara merundingkan hal itu agar mendapat penyelesaian yang tepat. Dan di dapatkan solusi dengan cara mengadakan uang kas yang dimana hasil uang tersebut tiap minggunya disisihkan sebagian untuk membeli perlengkapan kelas yang hilang/rusak. Masing-masing siswa untuk uang kas dikenakan Rp 5000 perminggu. Ketua kelas akhirnya mengumumkan kepada siswanya agar menyetujui. Tetapi ada siswa kurang setuju karena alasan Rp 5000 terlalu berat buat dirinya. Ketua kelas mengambil kesimpulan uang kas bisa di cicil setiap harinya agar tidak terlalu terbebani. Dengan sedikit konflik yang terjadi tadi karena ada yang kurang setuju, akhirnya di sepakati oleh semua siswa-siswi dikelas itu uang untuk di cicil 1000 perhari.

Setelah uang kas terkumpul selama 1 minggu di dapatkan hasil sebesar Rp 150.000 dengan jumlah 30 siswa di kelas itu. uang kas yang didapat langsung di belikan semua perlengkapan kelas yang rusak/hilang.

Dari kasus diatas, dapat disimpulkan terjadi konflik antara pengurus kelas yaitu ketua kelas dengan anggotanya (siswa). Konflik yang terjadi yaitu anggota (siswa) kurang menyetujui pendapat mengenai solusi yang diambil ketua kelas yang dianggap mengambil keputusan secara sepihak atau dibicarakan hanya kepada pengurus kelas (wakil, bendahara, sekretaris) saja tidak kepada siswa/anggota lain.
Penyelesaian atas konflik tersebut dengan cara merundingkan atau menyepakati setiap permasalahan yang ada di kelas kepada seluruh anggota kelas dan tidak hanya kepada orang tertentu saja sehingga semua anggota merasa di libatkan dalam solusi yang diatasi pengurus.

Sumber : 
http://id.wikipedia.org/wiki
http://tkampus.blogspot.com/2012/04/pengertian-motivasi-dan-teori-teori.html

Jumat, 09 November 2012

Tugas Softskill 2

MACAM-MACAM ORGANISASI BESERTA TUJUAN

Berikut pengertian, tujuan beserta contoh :

1. Organisasi Niaga 
Organisasi niaga adalah organisasi yang bertujuan untuk mencari keuntungan, ada beberapa contoh organisasi niaga yaitu :

a. Perseroan Terbatas (PT)
Adalah suatu perusahaan yang modal dan sahamnya terdiri dari saham milik pribadi dan sebagian dari pihak lain atau asing.

b. Perseroan Komanditer (CV)
Adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.

c. Firma (FA)
Adalah sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama.

d. Joint Ventura
Adalah sebuah kesatuan yang dibentuk antara 2 pihak atau lebih untuk menjalankan aktivitas ekonomi bersama. Pihak-pihak itu setuju untuk berkelompok dengan menyumbang keadilan kepemilikan, dan kemudian saham dalam penerimaan, biaya , dan kontrol perusahaan. Perusahaan ini hanya dapat untuk proyek khusus.
Adalah perusahaan yang menjadi perusahaan utama yang membawahi beberapa perusahaan yang tergabung ke dalam satu grup perusahaan.

2. Organisasi Sosial
Organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.

Contoh organisasi sosial:
  1. Organisasi berorientasi pada pelayanan (service organizations), LSM (Lembaga Sosial Masyarakat), Lembaga Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa , Lembaga Pelayanan Penempatan Kerja.
  2. Organisasi yang berorientasi pada aspek ekonomi (economic organizations), LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial), YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia).
  3. Organisasi yang berorientasi pada aspek religius (religious organizations), Majelis Ta’lim Masjid, Separoki, Pemudha TRidarma Indonesia.
  4. Organisasi-organisasi perlindungan (protective organizations), KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban).
  5. Organisasi-organisasi pemerintah (government organizations), RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah), Lembaga Bantuan Bencana Alam, Partai Politik, ICW (Indonesian Corruption Watch).
3. Organisasi Regional
Organisasi regional adalah organisasi yang ruang lingupnya lebih luas, namun hanya wilayah – wilayah Negara tertentu saja yang terlibat didalam oganisasi ini.
Contoh organisasi regional adalah ASEAN, tujuan dibentuknya ASEAN yaitu :
  • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kemajuan social di kawasan Asia Tenggara.
  • Mengembangkan kebudayaan negara- negara anggotanya.
  • Memajukan perdamaian di tingkat regional.
4. Organisasi Internasional 
Organisasi Internasional merupakan organisasi yang anggotanya dibentuk dari beberapa negara. 
Contoh organisasi internasional adalah PBB, tujuan dibentuknya PBB yaitu :
  • Menjamin perdamaian dunia, hak-hak dan kemajuan sosial ekonomi.
  • Penyelesaian perselisihan dengan jalan damai.
  • Menghormati kedaulatan negara lain.
  • Tidak boleh campur tangan dalam urusan dalam negeri negara lain.
  • Mengadakan tindakan bersama terhadap negara yang membahayakan perdamaian dunia.  

UNSUR-UNSUR ORGANISASI
Secara sederhana organisasi memiliki tiga unsur, yaitu ada orang, ada kerjasama, dan ada tujuan bersama. Tiga unsur organisasi itu tidak berdiri sendiri-sendiri, akan tetapi saling kait atau saling berhubungan sehingga merupakan suatu kesatuan yang utuh. Adapun unsur-unsur organisasi secara terperinci adalah :

1. Orang
Orang, dalam kehidupan organisasi sering disebut dengan istilah pegawai atau personnel. Pegawai atau personnel terdiri dari semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan (administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan para pekerja (nonmanagement/workers). Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.

2. Kerjasama
Kerjasama merupakan suatu perbuatan bantu-membantu akan suatu perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, semua anggota atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja (workers), secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.

3. Tujuan Bersama
Tujuan merupakan arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai atau yang diharapkan. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program, pola (network), kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan.
 
4. Peralatan (Equipment)
Unsur yang keempat adalah peralatan atau equipment yang terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor).
 
5. Lingkungan (Environment)
Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi. Termasuk dalam unsur lingkungan, antara lain :
  • Kondisi atau situasi yang secara langsung maupun secara tidak langsung berpengaruh terhadap daya gerak kehidupan organisasi, karena kondisi atau situasi akan selalu mengalami perubahan.
  • Tempat atau lokasi, sangat erat hubungannya dengan masalah komunikasi dan transportasi yang harus dilakukan oleh organisasi.
  • Wilayah operasi yang dijadikan sasaran kegiatan organisasi. Wilayah operasi dibedakan menjadi : a). Wilayah kegiatan, yang menyangkut jenis kegiatan atau macam kegiatan apa saja yang boleh dilakukan sesuai dengan tujuan organisasi b). Wilayah jangkauan, atau wilayah geografis atau wilayah teritorial, menyangkut wilayah atau daerah operasi organisasi. c). Wilayah personil, menyangkut semua pihak (orang-orang, badan-badan) yang mempunyai hubungan dan kepentingan dengan organisasi. d). Wilayah kewenangan atau kekuasaan, menyangkut semua urusan, persoalan, kewajiban, tugas, tanggung jawab dan kebijaksanaan yang harus dilakukan dalam batas-batas tertentu yang tidak boleh dilampaui sesuai dengan aturan main yang telah ditetapkan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
6. Kekayaan Alam
Yang termasuk dalam kekayaan alam ini misalnya keadaan iklim, udara, air, cuaca (geografi, hidrografi, geologi, klimatologi), flora dan fauna.

Sabtu, 13 Oktober 2012

Organisasi (Softskill)

Organisasi adalah sistem yang terdiri dari sekumpulan individu yang saling bekerja sama dengan tujuan yang sudah disepakati bersama. Organisasi yang ada di negeri ini sangat banyak seperti organisasi formal maupun informal. Organisasi meliputi bidang pendidikan, olahraga, sosial, kesehatan dan lain-lain. Organisasi memiliki unsur, ciri-ciri, teori, macam-macam, tipe dan tujuan, struktur dan skema. Salah satunya organisasi yang ada di sekolah. 

Contoh Organisasi bidang pendidikan :

Organisasi sekolah merupakan sistem yang bergerak dan berperan dalam menghasilkan tujuan pendewasaan setiap individu sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain agar mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar. 

Organisasi Intra Sekolah adalah salah satu organisasi yang berperan untuk mengurus dan membimbing kegiatan para siswa-siswi di lingkungan sekolah dengan pengawasan dari pihak sekolah. OSIS juga bermanfaat membina para siswanya dalam berorganisasi sekaligus bertanggung jawab kepada tugas yang telah diterima.

Unsur-unsur organisasi :
  1. Sebagai tempat untuk saling bekerja sama 
  2. Kerja sama dilakukan oleh beberapa orang 
  3. Tugas yang diterima dari masing-masing anggota sesuai dengan kedudukannya 
  4. Adanya tujuan bersama dari dibuatnyna organisasi tersebut 
Ciri-ciri organisasi : 
  1. Berorientasi pada tujuan
  2. Memiliki peranan
  3. Memiliki susunan organisasi
  4. terkoordinasi dan berjalan dalam waktu tertentu
Teori tentang organisasi :
  1. Teori sosial : teori yang berhubungan antara beberapa anggota dalam suatu organisasi
  2. Teori ekologis : teori yang berpendapat mengenai kepemimpinan dalam suatu organisasi
  3. Teori administrasi : teori dari bagian perencanaan kegiatan yang finansial
Macam-macam organisasi dari :

1. Segi Tujuan 
  • Organisasi Niaga merupakan organisasi yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Macam-macam organisasi ini antara lain PT, CV, Koperasi, Kartel dan lain-lain
  • Organisasi Sosial merupakan organisasi yang dibentuk dari masyarakat. organisasi ini bertujuan untuk perkumpulan. Contohnya dalam kemahasiswaan (BEM & HIMSI), Kepemudaan (Karang Taruna)
  • Organisasi Internasional merupakan organisasi yang anggotanya dibentuk dari beberapa negara. Contohnya PBB
2. Segi Tipe dan Bentuknya
  • Organisasi Formal  merupakan struktur yang terorganisasi dengan baik. Selain itu organisasi formal juga tahan lama dan terencana maka dari itu bersifat fleksibel. Contohnya badan-badan pemerintahan dan universitas. 
  • Organisasi Informal merupakan organisasi yang dicapai dengan baik secara sadar maupun tidak sadar dan terkadang susah untuk menentukan waktu dari anggota. Contohnya pertemuan yang tidak resmi seperti pertemuan makan malam bersama. 
  • Organisasi Fungsional merupakan organisasi yang disusun berdasarkan sifat dan jenis pekerjaan yang dilakukan. Keuntungannya ada koordinasi yang baik, solidaritas dan disiplin yang tinggi, memudahkan dalam pengawasan, spesialisasi dapat dilakukan secara optimal. Kerugiannya Pekerjaan seringkali membosankan, banyak mengeluarkan biaya tambahan, sulit mengadakan perpindahan karyawan, pandangan karyawan yang terlalu banyak atasan. 
  • Organisasi Lini merupakan bentuk organisasi yang secara langsung bertemu antara atasan dengan bawahan. Keuntungannya mudah dilakukan dan dimengerti, adanya penghematan biaya, solidaritas karyawan yang sangat tinggi, proses pengambilan keputusan yang berjalan cepat, termasuk organisasi yang stabil. Kerugiannya sulit dilakukan dalam organisasi besar, kesempatan karyawan untuk berkembang terbatas, kurang tersedianya staff ahli, terlalu tergantung pada pimpinan.
  • Organisasi Lini dan Staff merupakan gabungan dari lini. Keuntungannya  pengembalian keputusan relatif mudah, adanya tugas yang jelas antara pimpinan staff dan pelaksana, Diperoleh manfaat yang besar bagi para ahli. Kerugiannya solidaritas pegawai kurang, pimpinan lini mengabaikan advis staff, kemungkinan akan terjadi perbedaan antara orang lini dan staff. 
Struktur dan Skema organisasi : 

Struktur Organisasi merupakan suatu hubungan antara bagian yang ada pada organisasi yang saling bekerja sama menjalankan tugas dalam mencapai tujuan tertentu. Bentuk struktur organisasi menurut Keith Davis meliputi bentuk vertikal, mendatar, lingkaran, setengah lingkaran, eliptical, dan piramida terbalik. 

Bagan Organisasi merupakan upaya dalam bentuk tulisan maupun lisan untuk menunjukkan tingkatan pada organisasi. 
  1. Bagan mendatar adalah bentuk bagan organisasi yang wewenangnya dari pimpinan sampai dengan satuan organisasi yang terendah disusun dari kiri ke kanan maupun sebaliknya
  2. Bagan Lingkaran adalah bentuk bagan organisasi yang wewenangnya dari pimpinan sampai dengan satuan organisasi yang terendah disusun dari pusat lingkaran ke arah bidang lingkaran
  3. Bagan Setengah Lingkaran adalah bagan organisasi yang wewenang dari pimpinan sampai dengan satuan organisasi yang terendah disusun dari pusat lingkaran ke arah bidang bawah lingkaran maupun sebaliknya.

Selasa, 21 Agustus 2012

Mengenal Secara Singkat Part 1

Nama saya Miftahul Jannah, biasa di panggil miftah atau hana. Saya lahir tepat tanggal 14 September 1993 di RS Tugu Ibu di daerah Depok. Dari lahir sampai sekarang, saya bisa di bilang "Depok Banget". Kenapa bisa di bilang begitu ??! Ya jelas...dari Taman Kanak-kanak (TK Al Muhajirin), Sekolah Dasar (SD Sukatani 4), Sekolah Menengah Pertama (SMP Negeri 11 Depok), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK Taruna Bhakti) sampai dengan sekarang kuliah pun di Univ. Gunadarma daerah Depok juga. 

Selain itu, bisa dibilang saya anak rumahan, kalau ga ada kegiatan di luar, saya lebih memilih untuk di rumah saja. justru itu saya senang menonton, termasuk juga nonton drama korea. Sebenarnya mulai suka nonton drama korea sejak SD sampai sekarang. Tapi semenjak kuliah, nonton drama korea udah agak jarang sih. Selain drama korea, suka juga sama lagu-lagu termasuk BB. siapa lagi kalo bukan Super Junior. 

Segitu dulu cerita singkat dari saya...
 




Kamis, 07 Juni 2012

Seramnya Misteri Kampus Van De Nederland

Dalam tulisan ini saya membuat reportase yang bertajuk rumah hantu yaitu “Misteri Kampus Van De Nederland”. Rumah hantu itu sendiri di selenggarakan dari tanggal 5 – 13 Mei 2012 di D’Mall (Depok Mall).  Pada hari Jumat 11 Mei 2012, saya beserta teman mencoba untuk mengikuti acara itu. Reportase ini masuk ke dalam tugas IBD mengenai “Manusia dan Kegelisahan”. 

Antrian Pengunjung
Berawal dari teman yang memberitahu jika ada acara hiburan rumah hantu di mall depok. Sebelum tanggal 11 Mei 2012, sebenarnya saya beserta teman sudah lama merencanakan untuk mencoba masuk ke rumah hantu itu. Akhirnya terlaksana juga. Dengan membayar tiket masuk Rp 10.000,- untuk weekday dan Rp 15.000,- untuk weekend kami berempat dapat masuk ke rumah hantu itu. 

Sebelum membeli tiket, kami sempat ingin membatalkan niat buat ikut masuk ke rumah hantu itu lantaran antrian pengunjung yang begitu panjang. Rumah hantu yang seharusnya di mulai pada jam 13.30 WIB tetapi sebelum jam 12.00 WIB crew rumah hantu sudah menjual tiket masuk yang membuat antrian yang sangat panjang dan membuat pengunjung menunggu lama saat-saat rumah hantu akan di mulai. Selama menunggu di bukanya rumah hantu itu, kami pun memutuskan untuk berfoto. Masih di lantai 2 sekitar rumah hantu itu, crew menyediakan tempat untuk foto yang backgroundnya dari rumah hantu itu sendiri yang membuat pengunjung dapat mengambil gambar sendiri sepuasnya. Berikut dokumentasinya...

 

saya bersama ade, dewi, ina
Dengan diadakannya rumah hantu di mall depok ini membuat pengunjung ingin ikut merasakan ketegangan dan keseraman di rumah hantu itu. Mulai dari anak sekolah sampai ibu/bapak yang tertarik untuk masuk ke dalam rumah hantu itu. Yang saya tahu dari jumlah pengunjung yang membludak, lebih banyak pengunjung yang datang dari anak sekolah SMP/SMA selebihnya mahasiswa dan lainnya yang ingin mencari hiburan. Syarat rumah hantu ini untuk pengunjung yang memiliki tekanan darah tinggi, mempunyai asma, sedang hamil dan lainnya tidak di perbolehkan untuk masuk ke rumah hantu.

Setelah menunggu selama kurang lebih 30 menit, kami pun mulai masuk ke rumah hantu. Dengan rasa takut kamipun mulai masuk dan ternyata tidak di sangka sangat gelap sekali setiap ruangan di rumah hantu itu. Awalnya kami semua biasa saja, tetapi ketika ada hantu berjubah yang mengikuti akhirnya kita semua lari. Di tengah perjalanan selama di dalam rumah hantu, kami melihat desain seperti ruang kelas dan kantor. Yang setiap ruangan terdapat hantu mulai dari suster ngesot, pocong, hantu nenek-nenek sampai hantu yang suka muncul tiba-tiba di jendela yang ada di setiap sisi ruangan tersebut. 

Dokumentasi lainnya

salah satu hantu yang ada di rumah hantu
Kejadian seram dan lucu terjadi saat di dalam rumah hantu. Ada pengunjung yang sepatunya terlepas dan jatuh karena lari ketakutan. Hanya 5 menit sebenarnya waktu di dalam rumah hantu, tetapi menurut saya selama di dalam sangat lama sekali untuk menemukan jalan keluar mungkin bisa lebih dari 5 menit baru bisa menemukan jalan keluar. Dan akhirnya kamipun keluar juga. Di pintu luar rumah hantu sudah disediakan papan untuk pengunjung menuliskan komentarnya selama berada di dalam rumah hantu ini.

komentar dari pengunjung



Setelah keluar dari rumah hantu itu, kami memutuskan duduk untuk istirahat sejenak karena selama di dalam rumah hantu sangat lelah. Ada saja pengunjung setelah keluar dari rumah hantu itu pingsan dan nangis. Mungkin karena takut dan lelah. Ternyata rumah hantu itu berhasil membuat pengunjung ketakutan. Dengan diadakannya rumah hantu “Misteri Kampus Van De Nederland” ini bertujuan untuk memberikan hiburan saja kepada pengunjung mall Depok dan bisa menguji rasa ketakutan anda pada hantu selama ini.

Kamis, 17 Mei 2012

“Tahu Jeletot” Ciptakan Kebersamaan

Siang hari, setelah hujan yang sangat besar tadi menghampiri kota depok. Cuaca dinginnya depok sangat terasa sampai tubuh ini menggigil. 

Hari jumat seperti biasa setelah pulang kuliah, kami berempat kumpul dikosan salah satu dari kami. Jarak dari kampus ke kosan begitu jauh, kamipun naik angkot dan turun di depan kampus. Dinginnya depok setelah diguyur hujan membuat kami semua lapar. Tak menunggu lama, setelah turun dari angkot kamipun menyebrang jalan untuk membeli tahu jeletot, tahu goreng yang di isi bumbu cabe. Memang semenjak kami kuliah di salah satu universitas di daerah depok, kami suka membeli makanan itu yang dibilang banyak orang sangat pedas dan membuat sakit perut.

Berawal dari salah satu dari kami “Mau beli berapa-berapa nih ?” tanya Aderia. “2-1-1-3”, jawab kami semua. “tiga ?? ga salah ? ih ntar sakit perut” jawab Hana yang kaget dengan Rafa yg memesan 3 tahu jeletot. “ga sakit perut, gue kan kuat.” jawab Si Rafa begitu yakinnya. Aderia pun langsung memesan tahu jeletot pada si penjual. Sesudah tahu jeletot di bungkus, kami pun langsung menuju kosan. Sesampainya di kosan, kami langsung memakan tahu jeletot yang baru di beli dan makannya sambil menonton tv. Karena Hana dan Aderia hanya beli satu, jadi kita berdua selesai duluan makan tahunya. Satu tahu saja, sudah mambuat mulut kita kepedasan. Hanya tinggal Tanty dan Rafa yang masih belum selesai makan tahu super pedas itu. Tiba-tiba salah satu dari kami, yaitu Tanty sudah tidak kuat dengan pedasnya tahu itu, dia memutuskan untuk berhenti sejenak dan akan melanjutkannya setelah sanggup makan kembali. Sedangkan Rafa, dia kuat dengan pedasnya tahu jeletot yang tanpa lama dia menghabiskannya. “salut deh buat Rafa” puji Hana kepada Rafa. 

Setelah makan tahu super pedas itu. Kami memutuskan beristirahat sejenak. Rasa dingin setelah depok diguyur hujan, membuat kami rasanya ingin tidur. Dengan cuaca seperti ini sangat enak untuk diajak buat tidur. 

Kebersamaan seperti inilah, mungkin hanya terjadi sampai semester 2 saja karena di semester selanjutnya kami akan berbeda kelas dan mempunyai kesibukan masing-masing. Ternyata hal kecil seperti ini saja, membuat kesan mendalam buat kami dalam persahabatan.

Rabu, 09 Mei 2012

TUGAS KSI B "DATABASE - QUERY MYSQL"

Membuat Database dengan nama perpus

 

Membuat tabel baru dengan nama anggota dan berisi 5 field


Membuat 5 buah Field

 

Hasil dari 5 buah Field yang telah dibuat


Membuat 5 buah Record


Hasil dari 5 buah Record yang telah dibuat


Menampilkan record dari tabel "anggota" dimana "id_anggota" 001


 Hasil dari "id_anggota" 001 yang telah dibuat



Merubah "id_anggota" 001 menjadi "A001"


Hasil dari merubah "id_anggota" 001 menjadi "A001"

......

Nama  : Miftahul Jannah
Kelas   : 1KA07
NPM   : 14111475
Dosen  : Reza Chandra